Sabtu, 08 September 2012

Menyantuni Kaum Dhuafa

Diposting oleh dessy setyo di 21.46
Surat Al Al Isra’/17 Ayat 26-27
 “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga dekat akan haknya,kepada orang-orang yang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.Sesugguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar pada Tuhanny.”(Q.S Al Isra’/17 Ayat 26-27)

Kandungan Ayat:
1.Kita diperintahkan untuk memberikan hak kepada keluarga dekat (dzawil qurbaa),
orang-orang miskin (masakini), dan orang-orang yang dalam perjalanan (ibnu sabil).
2.Hak keluarga dekat antara lain : memperoleh bimbingan , kasih sayang , penhormatan , dikunjungi apabla terkena musibah, serta ikut merasa gembira atas keberhasilan mereka.
3.Hak ibnu sabil adalah dibantu jika dalam perjalanannya mendapat kesulitan.Bantuan bisa berupa materi bersifat informasi yang diperlukan, sehingga mereka mendapat kemudahan dalam safarnya.Ibnu Sabil yang mempunyai  tujuan yang baik. 
4.Hak orang miskin adalah mendapat bantuan , kasih sayang dan dhormati.Mereka berhk dibantu untuk mengatasi kesulitannya,misalnya dengan cara  memberi pekerjaan atau meminjai modal.
5.Dilarang bersikap boros (mubadzzir) karena pemboros itu adalah teman syetan.


 Surat Al Baqarah/2:177

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu merupakan suatu kebajikan,akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu adalah beriman kepada Allah , hari kemudian , malaikat malaikat, kitab kitab, nabi nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin,   musafir(yang memerlukan bantuan), dan orang-orang yang meminta-minta dan (memerdekakan) hamba sahaya,  mendirikan shalat dan menunaikan zakat.Dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji dan orang-orang yang berada dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan.Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa”.(Q.S Al Baqarah/2:177)

Kandungan Ayat:
1.Al Bir (kebajikan) itu bukanlah sekedar menghadap wajah kepada suatu arah tertentu.
,tetapi kebajikan yang sebenarnya adalh beriman kepada:
a).Allah SWT
b).Hari akhir
c). Malaikat malaikat
d).Al Kitab
e).Para Nabi
2.Iman saja tidak cukup,tetapi harus dibuktikan dengan amal perbuatan nyata sebagaiana yang dijelaskan dalam ayat tersebut,yaitu:
a).Memberikan harta yang dicintainya kepada :
1).Karib Kerabat
2).Anak Yatim
3).Orang-orang miskin
4).Ibnu Sabil
5).Orang-orang yan meminta (pengemis)
6).Hamba sahaya

b).Mendirikan shalat
c).Mengeluarkan zakat
d).Menepati janji jika berjanji
e).Sabar dalam menghadapi:
1).Kesempitan
2).Penderitaan
3).Dalam perjuangan
3.Orang orang yang benar-benar beriman adalah orang-orang yang mampu melaksana printah Allah dan menjauhi laranganNya sehingga mendapat gelar "Muttaqin" orang orang yang bertaqwa.





0 komentar:

Posting Komentar

 

Desi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review