Jumat, 21 November 2014

Pergi Untuk Kembali,Kembali Untuk Pisah

Diposting oleh dessy setyo di 09.34
Long Distance Relationship atau LDR memang hal yang sangat sulit untuk dijalani.Bahkan bisa dibilang kalau itu hal yang membosankan.Menunggu yang nggak pasti,menahan rindu,menahan emosi ketika dia tak ada waktu untuk menemani.
Bertahun-tahun Laras dan Dani menjalani LDR.Berharap akan ada hal yang indah nantinya.Berharap akan ada pelangi setelah hujan.Namun harapan mereka ternyata salah.Mimpi mereka untuk saling menggenggam tangan dalam nyata itu hanya palsu.Hanya sekedar di angan.
Saat itu,menjelang LDR terakhir mereka,Laras kembali ke Bandung setelah dia menyelesaikan kuliahnya di Semarang.Berharap dia akan bertemu dengan Dani.Laras pulang sambil menunggu panggilan kerja dari Surabaya.Dani pun setelah kuliah,dia sudah mendapatkan kerja terlebih dahulu di Bandung.
Laras yang saat itu ingin bertemu dengan Dani,harus tertunda,tertunda dan tertunda.Kerjaan Dani yang tak bisa ditinggal,membuat Laras semakin jenuh untuk menunggu.Sampai akhirnya,laras benar-benar berada sudah berada dititik jenuh.
"Dan,aku pengen kita ketemu.Besok yuk?Besok kan hari libur"
"Iya ayuk,besok aku ya lagi free nggak ada piket di kantor"
"Mau pergi kemana?Aku pengennya ke kawah putih"
"Iya ayuk,bisa aku jemput jam 10 ya?"
"Oke"
"Ya udah,aku mau pulang dulu.Udah malem juga kan"
"Iya Dan,hati-hati ya"
Dani pergi dan membelakangi Laras.Laras yang saat itu mengantar Dani keluar rumah menunggu Dani benar-benar hilang dari pandangannya.Laras bahagia,akhirnya selama bertahun-tahun LDR dia bisa jalan dengan Dani selayaknya orang yang pacaran pada umumnya.Keesokan harinya...
"Dan,jadi kan jam 10?"
"Maaf Ras,ada acara keluarga mendadak.Nggak apa kan di tunda minggu depan?"
"Iya udah deh nggak apa.Have fun ya"
"Iya,makasih ya Ras pengertiannya"
"Iya Dan,kembali kasih"
Laras yang saat itu menahan kecewa berusaha tersenyum ketika Dani membatalkan pertemuan mereka.Saat itu Laras berfikir positif,dia bisa mengerti.Minggu depannya...
"Jadi kan ke Kawah Putihnya?"
"Maaf ya nggak jadi lagi,atasan ku tiba-tiba ngasih jadwal piket besok di kantor"
Laras sudah tak bisa menahan kecewa dan amarahnya lagi.Dia benar-benar marah ke Dani.
"Dani,aku hanya meminta waktumu sebentar untuk bertemu.Tapi kamu selalu aja alasan buat batalin ketemuan kita"
"Maaf Ras,bukannya aku nggak mau keluar dan ketemu sama kamu,tapi ini emang nggak bisa ditinggal"
"Ya udah,gini aja.Dari pada kita tengkar terus,bikin kitanya juga sama-sama sakit,mending kita putus aja"
"Maksudmu?"
Ya kita putus.Kita sendiri-sendiri aja dulu"
"Laras,kamu nggak bercanda kan?Kita ngejalani hubungan ini nggak mudah lo"
"Iya aku tau.Kalau kita emang jodoh,kita pasti bareng lagi kok"
"Ras,aku nggak mau"
"Maaf,aku rasa ini yang terbaik buat kita"
Satu bulan setelah mereka putus,Laras mendapat panggilan kerja dari Surabaya.Sebelum Laras pergi,untuk terakhir kalinya Laras bertemu dengan Dani.
"Dani,aku udah ketrima kerja di Surabaya"
"Iya?Selamat ya.Akhirnya apa yang kamu impikan kesampaian juga"
"Iya makasih.Besok lusa aku harus berangkat.Ada yang mau aku omongin sama kamu"
"Iya,silahkan ngomong aja"
"Aku emang sayang sama kamu.Sampai sekarang pun aku masih sayang.Tapi aku takit buat balik sama kamu.Aku takut kesalahan yang sama akan terulang lagi"
"Iya,aku ngerti kok.Kalau emang ini yang terbaik buat kita,buat aku dan kamu,lakukanlah Ras"
"Iya,makasih"
"Hati-hati ya"
"Iya Dan.Aku nyaman dengan kita yang seperti ini.Mending kita jalani dulu aja ya?Nggak usah kurang,nggak usah lebih.Biar nggak ada yang ngrasain sakit antara aku dan kamu"
 "Iya Ras,aku paham kok"
Laras pergi meninggalkan Dani.Semenjak pertemuan itu,Laras dan Dani masih sering komunikasi,tapi bukan sebagai pacar.Tapi sebagai teman.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Desi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review