Aku mengenalmu sudah lama.Aku tau apa,bagaimana dan siapa kamu?.Aku tau apa pun yang pernah kamu sembunyikan ke aku.Dari hal yang paling kecil hingga hal yang serius pun.Aku akui,dulu aku pernah melakukan hal yang sangat bodoh.Mempertahankan seorang laki-laki yang hanya kasihan dengan keadaan ku.Kasihan karena aku telah lama menunggunya.Hingga aku lupa akan semua kesalahannya.
Sudah banyak bukti aku tlah salah mempertahankan orang yang salah.Tapi aku masih kukuh untuk mempertahankannya.Aku menutup telinga ku dari omongan teman-teman ku tentang kelakuannya.Aku tutup mata ku dari bukti yang sudah jelas di depan mata.Dan aku pun masih ikhlas untuk memaafkannya.Bahkan aku menganggap nggak ada hal yang janggal dihubungan ini.Aku pura-pura nggak tau apa yang sudah kamu lakukan di belakangku.
Sakit itu masih ada dan luka itu masih membekas.Sakit dan luka itu ada bukan karena kamu bersama yang lain sekarang.Tapi karna aku teringat apa dan siapa kita dulu.Ketika kamu susah,aku lah penyemangatmu,ketika kamu bingung,aku lah tempat curhatmu.Ketika kamu sedih,aku lah pundakmu.Tapi itu dulu...
Sekarang?Aku merasa asing dengan kita yang dulu.Dulu aku yang berhak untuk kamu nomer satu kan,sekarang aku hanya bisa tersenyum ketika kamu nomer sekiankan.Aku tau,kita yang sekarang sudah berbeda.Kamu bersama dengan yang baru dan aku masih sendiri.
Masih teringat ketika kamu berkata "Aku sudah nyaman dengan yang sekarang" aku hanya bisa tersenyum.Dalam hati aku berkata "Aku bisa apa ketika kamu sudah nyaman dengan yang sekarang?Apa aku harus merebutmu kembali?Terlalu bodoh buat aku lakukan.Terlalu naif jika aku mengambil keputusan yang konyol itu" dan lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum dan mendoakan mu agar kesalahan yang sama tidak terjadi dengan hubungan yang saat ini.
Mulut memang mudah untuk mengatakan "Aku mengikhlaskanmu dengan yang lain.Dengan siapaun itu.Dan aku nggak peduli" tapi nyatanya? Mengikhlaskan mu dan melepasmu itu membutuhkan waktu yang lama.
Blogroll
Labels
- Agama (1)
- ATTITUDE (2)
- Basis Data (4)
- cerita (4)
- cerpen (9)
- Hijrah (2)
- IPS (1)
- Java (5)
- Kewirausahaan (1)
- Mini Novel (1)
- PHP (7)
- PKN (1)
- Puisi (1)
- Sekilas Cerita (1)
- Sekilas Cerita :D (8)
About
Minggu, 22 Februari 2015
Minggu, 15 Februari 2015
Luka Lama
Maaf sebelumnya kalau aku spam.Maaf sebelumnya kalau aku terlalu berlebihan.Aku tau,aku hanya seorang cewek yang suka mendrama.Aku tau,aku hanya seorang cewek yang labil yang hanya bisa mengungkapkan semua apa yang aku rasakan lewat tulisan.
Aku kira dulu aku hanya bermimpi buruk ketika aku kehilangan mu.Aku kira dulu kamu hanya bercanda ketika kamu bilang "Semuanya cukup sampai disini.Dan sekarang kamu bebas untuk berbuat apa pun.Tanpa harus ada kekangan atau tuntutan dari aku".Seiring berjalannya waktu,kamu datang membuat ku seolah berarti buat kamu.Lalu dengan cepat kamu pergi lagi seolah aku tak ada arti lagi buat kamu.Seolah olah olah hati ini kamu anggap layangan yang bisa kamu tarik ulur sesuka hatimu.
Ketika aku bertanya pada mereka,disebut apa ini? dan mereka menjawab,ini luka lama.Iya,luka lama yang belum sempat terobati dan masih membekas.Luka lama yang masih menyisakan goresan demi goresan.
Setelah kamu pergi,kamu datang lagi menggandeng seorang cewek yang aku kira itu saudara mu.Dengan lantang kamu berkata,"Kenalkan,ini pacar baru ku.Penggantimu disampingku.Penggantimu untuk masa depanku." .Lalu aku hanya terdiam.Kita pun saling bepandangan.Dengan terbata-bata aku berkata "Ooooo,ini perempuan yang kamu jadi kan penggantiku dimasa depanmu? Dia cantik,cocok buat kamu.Sesuai dengan apa yang kamu minta.Selamat ya,baik-baik sama dia dan jaga dia.Jangan sampai kesalahan yang sama dengan ku terulang lagi" Aku membalas apa yang sudah kamu lakukan tadi dengan senyuman.Lalu aku pergi dengan wajah yang masih tersenyum.Dengan tanpa dosa kamu bertanya "Kamu baik-baik saja?" pertanyaan bodohlah yang aku dengar dari mulut mu.Dalam hati aku berkata "Wanita mana yang tak sakit hati ketika seorang lelaki yang sudah dianggap seperti pahlawan dan malaikat untuknya ternyata malah datang berbalik menyakitinya?" Tapi bodohnya aku,aku masih berkata "Aku baik-baik saja kok.Seperti yang kamu lihat.Sekarang tugas aku untuk menjagamu sudah selesaikan?Ada baiknya aku pergi dari mu".
Dan sejak itu aku berharap tak akan ada lagi pertemuan yang sama dan luka yang sama.Aku menyayangimu dengan ikhlas maka aku juga harus melepaskanmu dengan ikhlas juga.
Aku kira dulu aku hanya bermimpi buruk ketika aku kehilangan mu.Aku kira dulu kamu hanya bercanda ketika kamu bilang "Semuanya cukup sampai disini.Dan sekarang kamu bebas untuk berbuat apa pun.Tanpa harus ada kekangan atau tuntutan dari aku".Seiring berjalannya waktu,kamu datang membuat ku seolah berarti buat kamu.Lalu dengan cepat kamu pergi lagi seolah aku tak ada arti lagi buat kamu.Seolah olah olah hati ini kamu anggap layangan yang bisa kamu tarik ulur sesuka hatimu.
Ketika aku bertanya pada mereka,disebut apa ini? dan mereka menjawab,ini luka lama.Iya,luka lama yang belum sempat terobati dan masih membekas.Luka lama yang masih menyisakan goresan demi goresan.
Setelah kamu pergi,kamu datang lagi menggandeng seorang cewek yang aku kira itu saudara mu.Dengan lantang kamu berkata,"Kenalkan,ini pacar baru ku.Penggantimu disampingku.Penggantimu untuk masa depanku." .Lalu aku hanya terdiam.Kita pun saling bepandangan.Dengan terbata-bata aku berkata "Ooooo,ini perempuan yang kamu jadi kan penggantiku dimasa depanmu? Dia cantik,cocok buat kamu.Sesuai dengan apa yang kamu minta.Selamat ya,baik-baik sama dia dan jaga dia.Jangan sampai kesalahan yang sama dengan ku terulang lagi" Aku membalas apa yang sudah kamu lakukan tadi dengan senyuman.Lalu aku pergi dengan wajah yang masih tersenyum.Dengan tanpa dosa kamu bertanya "Kamu baik-baik saja?" pertanyaan bodohlah yang aku dengar dari mulut mu.Dalam hati aku berkata "Wanita mana yang tak sakit hati ketika seorang lelaki yang sudah dianggap seperti pahlawan dan malaikat untuknya ternyata malah datang berbalik menyakitinya?" Tapi bodohnya aku,aku masih berkata "Aku baik-baik saja kok.Seperti yang kamu lihat.Sekarang tugas aku untuk menjagamu sudah selesaikan?Ada baiknya aku pergi dari mu".
Dan sejak itu aku berharap tak akan ada lagi pertemuan yang sama dan luka yang sama.Aku menyayangimu dengan ikhlas maka aku juga harus melepaskanmu dengan ikhlas juga.
Categories
cerpen
Jumat, 21 November 2014
Pergi Untuk Kembali,Kembali Untuk Pisah
Long Distance Relationship atau LDR memang hal yang sangat sulit untuk dijalani.Bahkan bisa dibilang kalau itu hal yang membosankan.Menunggu yang nggak pasti,menahan rindu,menahan emosi ketika dia tak ada waktu untuk menemani.
Bertahun-tahun Laras dan Dani menjalani LDR.Berharap akan ada hal yang indah nantinya.Berharap akan ada pelangi setelah hujan.Namun harapan mereka ternyata salah.Mimpi mereka untuk saling menggenggam tangan dalam nyata itu hanya palsu.Hanya sekedar di angan.
Saat itu,menjelang LDR terakhir mereka,Laras kembali ke Bandung setelah dia menyelesaikan kuliahnya di Semarang.Berharap dia akan bertemu dengan Dani.Laras pulang sambil menunggu panggilan kerja dari Surabaya.Dani pun setelah kuliah,dia sudah mendapatkan kerja terlebih dahulu di Bandung.
Laras yang saat itu ingin bertemu dengan Dani,harus tertunda,tertunda dan tertunda.Kerjaan Dani yang tak bisa ditinggal,membuat Laras semakin jenuh untuk menunggu.Sampai akhirnya,laras benar-benar berada sudah berada dititik jenuh.
"Dan,aku pengen kita ketemu.Besok yuk?Besok kan hari libur"
"Iya ayuk,besok aku ya lagi free nggak ada piket di kantor"
"Mau pergi kemana?Aku pengennya ke kawah putih"
"Iya ayuk,bisa aku jemput jam 10 ya?"
"Oke"
"Ya udah,aku mau pulang dulu.Udah malem juga kan"
"Iya Dan,hati-hati ya"
Dani pergi dan membelakangi Laras.Laras yang saat itu mengantar Dani keluar rumah menunggu Dani benar-benar hilang dari pandangannya.Laras bahagia,akhirnya selama bertahun-tahun LDR dia bisa jalan dengan Dani selayaknya orang yang pacaran pada umumnya.Keesokan harinya...
"Dan,jadi kan jam 10?"
"Maaf Ras,ada acara keluarga mendadak.Nggak apa kan di tunda minggu depan?"
"Iya udah deh nggak apa.Have fun ya"
"Iya,makasih ya Ras pengertiannya"
"Iya Dan,kembali kasih"
Laras yang saat itu menahan kecewa berusaha tersenyum ketika Dani membatalkan pertemuan mereka.Saat itu Laras berfikir positif,dia bisa mengerti.Minggu depannya...
"Jadi kan ke Kawah Putihnya?"
"Maaf ya nggak jadi lagi,atasan ku tiba-tiba ngasih jadwal piket besok di kantor"
Laras sudah tak bisa menahan kecewa dan amarahnya lagi.Dia benar-benar marah ke Dani.
"Dani,aku hanya meminta waktumu sebentar untuk bertemu.Tapi kamu selalu aja alasan buat batalin ketemuan kita"
"Maaf Ras,bukannya aku nggak mau keluar dan ketemu sama kamu,tapi ini emang nggak bisa ditinggal"
"Ya udah,gini aja.Dari pada kita tengkar terus,bikin kitanya juga sama-sama sakit,mending kita putus aja"
"Maksudmu?"
Ya kita putus.Kita sendiri-sendiri aja dulu"
"Laras,kamu nggak bercanda kan?Kita ngejalani hubungan ini nggak mudah lo"
"Iya aku tau.Kalau kita emang jodoh,kita pasti bareng lagi kok"
"Ras,aku nggak mau"
"Maaf,aku rasa ini yang terbaik buat kita"
Satu bulan setelah mereka putus,Laras mendapat panggilan kerja dari Surabaya.Sebelum Laras pergi,untuk terakhir kalinya Laras bertemu dengan Dani.
"Dani,aku udah ketrima kerja di Surabaya"
"Iya?Selamat ya.Akhirnya apa yang kamu impikan kesampaian juga"
"Iya makasih.Besok lusa aku harus berangkat.Ada yang mau aku omongin sama kamu"
"Iya,silahkan ngomong aja"
"Aku emang sayang sama kamu.Sampai sekarang pun aku masih sayang.Tapi aku takit buat balik sama kamu.Aku takut kesalahan yang sama akan terulang lagi"
"Iya,aku ngerti kok.Kalau emang ini yang terbaik buat kita,buat aku dan kamu,lakukanlah Ras"
"Iya,makasih"
"Hati-hati ya"
"Iya Dan.Aku nyaman dengan kita yang seperti ini.Mending kita jalani dulu aja ya?Nggak usah kurang,nggak usah lebih.Biar nggak ada yang ngrasain sakit antara aku dan kamu"
"Iya Ras,aku paham kok"
Laras pergi meninggalkan Dani.Semenjak pertemuan itu,Laras dan Dani masih sering komunikasi,tapi bukan sebagai pacar.Tapi sebagai teman.
Bertahun-tahun Laras dan Dani menjalani LDR.Berharap akan ada hal yang indah nantinya.Berharap akan ada pelangi setelah hujan.Namun harapan mereka ternyata salah.Mimpi mereka untuk saling menggenggam tangan dalam nyata itu hanya palsu.Hanya sekedar di angan.
Saat itu,menjelang LDR terakhir mereka,Laras kembali ke Bandung setelah dia menyelesaikan kuliahnya di Semarang.Berharap dia akan bertemu dengan Dani.Laras pulang sambil menunggu panggilan kerja dari Surabaya.Dani pun setelah kuliah,dia sudah mendapatkan kerja terlebih dahulu di Bandung.
Laras yang saat itu ingin bertemu dengan Dani,harus tertunda,tertunda dan tertunda.Kerjaan Dani yang tak bisa ditinggal,membuat Laras semakin jenuh untuk menunggu.Sampai akhirnya,laras benar-benar berada sudah berada dititik jenuh.
"Dan,aku pengen kita ketemu.Besok yuk?Besok kan hari libur"
"Iya ayuk,besok aku ya lagi free nggak ada piket di kantor"
"Mau pergi kemana?Aku pengennya ke kawah putih"
"Iya ayuk,bisa aku jemput jam 10 ya?"
"Oke"
"Ya udah,aku mau pulang dulu.Udah malem juga kan"
"Iya Dan,hati-hati ya"
Dani pergi dan membelakangi Laras.Laras yang saat itu mengantar Dani keluar rumah menunggu Dani benar-benar hilang dari pandangannya.Laras bahagia,akhirnya selama bertahun-tahun LDR dia bisa jalan dengan Dani selayaknya orang yang pacaran pada umumnya.Keesokan harinya...
"Dan,jadi kan jam 10?"
"Maaf Ras,ada acara keluarga mendadak.Nggak apa kan di tunda minggu depan?"
"Iya udah deh nggak apa.Have fun ya"
"Iya,makasih ya Ras pengertiannya"
"Iya Dan,kembali kasih"
Laras yang saat itu menahan kecewa berusaha tersenyum ketika Dani membatalkan pertemuan mereka.Saat itu Laras berfikir positif,dia bisa mengerti.Minggu depannya...
"Jadi kan ke Kawah Putihnya?"
"Maaf ya nggak jadi lagi,atasan ku tiba-tiba ngasih jadwal piket besok di kantor"
Laras sudah tak bisa menahan kecewa dan amarahnya lagi.Dia benar-benar marah ke Dani.
"Dani,aku hanya meminta waktumu sebentar untuk bertemu.Tapi kamu selalu aja alasan buat batalin ketemuan kita"
"Maaf Ras,bukannya aku nggak mau keluar dan ketemu sama kamu,tapi ini emang nggak bisa ditinggal"
"Ya udah,gini aja.Dari pada kita tengkar terus,bikin kitanya juga sama-sama sakit,mending kita putus aja"
"Maksudmu?"
Ya kita putus.Kita sendiri-sendiri aja dulu"
"Laras,kamu nggak bercanda kan?Kita ngejalani hubungan ini nggak mudah lo"
"Iya aku tau.Kalau kita emang jodoh,kita pasti bareng lagi kok"
"Ras,aku nggak mau"
"Maaf,aku rasa ini yang terbaik buat kita"
Satu bulan setelah mereka putus,Laras mendapat panggilan kerja dari Surabaya.Sebelum Laras pergi,untuk terakhir kalinya Laras bertemu dengan Dani.
"Dani,aku udah ketrima kerja di Surabaya"
"Iya?Selamat ya.Akhirnya apa yang kamu impikan kesampaian juga"
"Iya makasih.Besok lusa aku harus berangkat.Ada yang mau aku omongin sama kamu"
"Iya,silahkan ngomong aja"
"Aku emang sayang sama kamu.Sampai sekarang pun aku masih sayang.Tapi aku takit buat balik sama kamu.Aku takut kesalahan yang sama akan terulang lagi"
"Iya,aku ngerti kok.Kalau emang ini yang terbaik buat kita,buat aku dan kamu,lakukanlah Ras"
"Iya,makasih"
"Hati-hati ya"
"Iya Dan.Aku nyaman dengan kita yang seperti ini.Mending kita jalani dulu aja ya?Nggak usah kurang,nggak usah lebih.Biar nggak ada yang ngrasain sakit antara aku dan kamu"
"Iya Ras,aku paham kok"
Laras pergi meninggalkan Dani.Semenjak pertemuan itu,Laras dan Dani masih sering komunikasi,tapi bukan sebagai pacar.Tapi sebagai teman.
Categories
cerpen
Sabtu, 15 November 2014
Save Indonesia from Corruption (Indonesia Untuk Semua)
Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai
berbagai keanekaragaman.Mulai dari bahasa,suku,adat-istiadat,sumber daya
alamnya dan masih banyak lagi.Saat ini Indonesia sudah merdeka sejak 69 tahun
yang lalu.Meskipun secara pengakuan dunia dan secara tertulis Indonesia sudah
merdeka,tetapi faktanya didalamnya Indonesia masih belum bisa dikatakan
merdeka.Kenapa bisa dibilang seperti itu?Karna di Indonesianya sendiri para
petinggi di negara ini masih melakukan tindakan korupsi.
Korupsi di Indonesia memang sudah menjamur.Bahkan
Indonesia termasuk negara yang angka korupsinya tertinggi
didunia.Berbagai urusan politik di Indonesia,hampir semua berhubungan
dengan korupsi.
Faktor penyebabnya korupsi yaitu :
Faktor penyebabnya korupsi yaitu :
- Peninggalan pemerintahan kolonial
- Kemiskinan dan ketidaksamaan
- Gaji yang rendah
- Presepsi yang populer
- Pengaturan yang bertele-tele
- Pengetahuan yang tidak cukup dari bidangnya
- Lemahnya moral, mental, dan agama seseorang
- Bertambahnya jumlah pegawai negeri dengan cepat
Dari tahun ke tahun tingkat korupsi di Indonesia bisa
dikatakan naik turun.Berdasarkan penelitian Investigasi Indonesia Corruption
Watch (ICW),tahun 2010 Indonesia mencapai kerugian Rp 2,1trilyun.Tahun
2011,Indonesia mencapai kerugian lebih dari Rp 10trilyun akibat adanya kasus
bank century.Tahun 2012, di Indonesia mencapai kerugian Rp 113,8 Milyar.Tahun
2013,Indonesia mencapai kerugian Rp 7,4 trilyun.
Ciri-ciri korupsi :
- Melibatkan satu orang atau lebih
- Bersifat rahasia dan tidak ada orang yang mengetahuinya, karena jika diketahui oleh orang lain akan terkena sanksi
- Korupsi didasari atas kepentingan pribadi untuk berfoya-foya
Retorika anti korupsi di Indonesia tidak cukup untuk
menghapus korupsi di Indonesia.Sudah berbagai cara dan berbagai Undang-Undang
yang telah di tetapkan pemerintah pun masih belum bisa menghapus
korupsi.Undang-undang yang di buat oleh pemerintahpun akan terasa percuma jika
tidak dibarengi dengan kesungguhan dari warganya.Politik hukumpun tidak
cukup,apabila tidak di recovery oleh para eksekutor atau pelaku hukum.
Dimensi politik hukum “kebijakan pemberlakuan”
atau “enactment policy”,merupakan kebijakan pemberlakuan yang sangat
dominan di negara berkembang.Dan konsep perundang-undangan dimensi yang
seperti ini dominan terjadi di Indonesia,yang dimana dimensi ini sangat membuka
kesempatan untuk para pelaku korupsi melalui kelemahan perundang-undangan.
Lihat saja Undang-undang bidang ekonomi hasil analisis Hikmahanto Juwana,
seperti Undang-undang Perseroan Terbatas, Undang-undang Pasar Modal,
Undang-undang Hak Tanggungan, UU Dokumen Perusahaan, UU Kepailitan, UU
Perbankan, UU Persaingan Usaha, UU Perlindungan Konsumen, UU Jasa Konstruksi,
UU Bank Indonesia, UU Lalu Lintas Devisa, UU Arbitrase, UU Telekomunikasi, UU
Fidusia, UU Rahasia Dagang, UU Desain Industri dan banyak UU bidang ekonomi
lainnya.Hampir semua peraturan ini perundang-undangan ini merupakan
perundang-undangan yang memiliki dimensi “kebijakan pemberlakuan” dan
memberikan ruang yang luas untuk melakukan korupsi.
Namun masih ada cara lain untuk mencegah korupsi sejak
dini,caranya sebagai berikut :
1. Pencegahan korupsi di lingkungan keluarga
- Orang tua dalam keluarga berkewajiban untuk mencegah dirinya dari tindakan korupsi. Komitmen menjauhkan diri dari tindakan itu harus dikembangkan pula kepada anggota keluarga yang lain dengan menanamkan sebuah komitmen bahwa korupsi adalah penyakit kehidupan.
- Pendidikan dan pembiasaan keluarga sejak kecil dengan memperkenalkan sifat jujur dalam segala hal, seperti membeli sesuatu.
- Memberikan pengenalan dan pemahaman kepada seluruh anggota keluarga tentang korupsi.
2.Pencegahan korupsi di lingkungan
masyarakat
- Sosialisasi, kampanye, dan seminar kepada masyarakat tentang apa itu korupsi dan pencegahannya.
- Mengajak masyarakat untuk bertindak anti korupsi
- Melakukan ibadah, karena ibadah dapat melatih moral guna pencegahan korupsi
3.Pencegahan korupsi di
lingkungan sekolah
- Memperdalam pendidikan moral,mental dan agama di sekolah. Karena salah satu penyebab terjadinya korupsi adalah lemahnya moral dan mental seseorang.
- Pengenalan dan apresiasi pada figur yang sukses. Bahwa sukses dapat diraih dengan ilmu,kerja keras dan integritas. Kebalikan dengan koruptor yang menghancurkan integritas.
- Melatih kejujuran siswa, dengan membuat kantin yang bernama “Kantin Kejujuran”, yang berfungsi untuk melatih kejujuran para siswa. Di kantin kejujuran siswa dapat memilih makanan yang disukai, lalu membayar sesuai jumlah makanan yang diambil dan mengambil kembalian sendiri.
- Memberikan materi pendidikan anti korupsi bagi siswa. Yang berfungsi agar siswa mengetahui dampak yang paling besar dari korupsi, ciri-ciri korupsi dan sebab-sebabnya.
- Membuat program pemantauan sekolah-sekolah dan penyuluhan kepada murid-murid sekolah.
Pencegahan korupsi harus ditanamkan sejak dini.Agar
generasi selanjutnya tidak menjadi generasi koruptor dan bisa memajukan
Indonesia di mata dunia.
Rabu, 29 Oktober 2014
Fotografi Membawa Cinta
Pertemuan mereka berawal dari mereka memasuki SMA.Diana yang
saat itu menjadi gadis cupu dan siswa baru di suatu sekolah yang ternama dan
Dito yang saat itu menjadi seniornya Diana.Mereka di pertemukan di sebuah komunitas di
sekolah mereka.Namanya komunitas Fotografi
Saat itu Diana bertanya-tanya ke Dito tentang
fotografi.Diana dan Dito memang sama-sama suka fotografi.Sampai seiring
berjalannya waktu tak jarang mereka jalan keluar sekedar mencari view untuk
hunting foto.Disitulah mereka mulai semakin dekat.
“Diana,kamu seneng banget ya bidang fotografi?” tanya Dito
untuk membuka percakapan mereka
“Iya kak,aku seneng banget tentang fotografi.Cuma aku masih
belum punya kameranya sendiri sih?” jawab Diana
“Ooo, la terus selama ini kalau kamu foto-foto pakai kamera
siapa Din?”
“Pinjem temen,kalau nggak gitu pakek hp.Tapi sekarang lagi
proses nabung kok”
“Iya udah nggak apa,nabungnya pelan-pelan aja dulu.Sementara
kamu pakek kamera ku dulu aja”
“Iya,makasih ya kak Dit”
“Kamu mau kemana sekarang? Sibuk nggak?”
“Eeeemmm enggak sih,rencana mau pulang.Emang kenapa kak?”
“Aku ajak kamu jalan-jalan mau nggak? Lagi pengen hunting
nih”
“Iya udah ayok kak”
“Beneran kamu mau ikut?”
“Beneran kamu mau ikut?”
“Iya beneran”
Dito mengajak Diana kesebuah gedung tua.Gedungnya
peninggalan jaman Belanda dan itu masih terawat.Banyak yang melakukan
pemotretan di gedung itu.Tidak hanya gedungnya yang bagus,tetapi juga
pemandangannya di belakang.
“Diana,kamu biasanya kalau foto-foto suka dimana?”
“Dimana aja sih kak,yang penting viewnya bagus.Kan biasanya
bagus jeleknya hasil foto kita itu kan tergantung dari cara kita mainin
kameranya”
“Iya sih Din”
Tak berapa lama kemudian suasana menjadi hening.Dito yang
saat itu mulai nyaman dengan Diana mencoba untuk mengutarakan isi hatinya.
“Diana,ada yang mau aku omongin sama kamu”
“Iya,apa kak?”
“Aku suka sama kamu,aku nyaman sama kamu”
“Oooo,syukurlah kalau kakak nyaman sama aku”
“Kamu peka nggak sih?”
“Apanya kak?”
“Aku pengen kamu jadi pacar aku.Gimana?”
“Apa nggak terlalu cepat kak?”
“iya sih,aku kasih kamu waktu buat mikir dulu,aku tunggu
sesiap mu”
Keadaan semakin hening setelah Dito mengungkapkan
perasaannya.Seiring berjalannya waktu,beberapa lama kemudian Diana akhirnya
memberi jawaban.
Malam minggu Dito mengajak ngedate Diana di sebuah cafe
favorit mereka.Dito masih menunggu jawaban dari Diana meskipun itu sudah
berbulan-bulan.Sampai akhirnya di tempat itu . . . .
“Kakak,setelah aku fikir-fikir dan setelah aku ngejalani
semua ini sama kamu,aku udah mutusin kalau aku ???????”
“Aku apa Din?”
“Aku mau jadi pacar kamu.Aku mau nerima kamu”
“Serius Din?”
“Iya,aku udah mulai nyaman sama kamu.Makasih ya kak,kakak
setia nunggu jawaban dari aku”
“Iya Din,makasih juga ya kamu mau nerima aku”
Malam itu adalah Satnight terindah
Dito.Akhirnya,kesabarannya menunggu jawaban dari Diana selama berbulan-bulan
berbuah hasil juga.
Categories
cerpen
Selasa, 09 September 2014
Kado Buat Atik Cholida
Hai Atik Cholida, Selamat Ulang Tahun my best.Sorry banget ngucapinnya telat.Ini tak kirim kue tart nya.Haha.Semoga kamu tambah segalanya yaaaa.Maaf banget nggak bisa ngasih kue tartnya langsung.Nggak bisa ngucapin sambil ngasih kejutan buat kamu seperti taun-taun kemarin.Makasih buat bertaun-taun ini yang setia banget nemenin aku.Meluk aku pas aku lagi susah.Ngusap pipiku pas aku lagi nangis.Selalu bela aku di depan orang lain.Selalu marahin aku pas aku posisi lagi salah.Makasih buat semuanya deh.Sukses juga buat kamu.Makasih buat bertaun-taun ini yang masih sabar nemenin aku.Meskipun aku sering bikin kamu repot.
Aku bener bener kangen banget sama kamu reeek.Kangen semuanya,kangen pas kita keluar bareng,ngakak nggak karuan,padahal ya nggak penting juga sih asli e,haha.Tunggu aku pulang yaaaaa.Tak tunggu traktiran e oke!
Peluk dari Jauuuuuuuhhh
Categories
Sekilas Cerita :D
Selasa, 03 Desember 2013
Mereka
Entah ini postingan ke berapa aku buat cerita tentang
mereka.Aku menyebutnya mereka.Iya mereka , sahabat,saudara,penyemangatku , segalanya buat aku.Mungkin
bagi kalian ini sangat berlebihan.Menulis cerita konyol ku dan mereka di
blog.Tapi hanya cara ini yang bisa aku lakukan untuk mereka sebagai apresiasi
ku buat mereka.*cieee apresiasi .ha ha *.
Rasanya aku udah nggak butuh pacar lagi untuk merhatiin
aku,ndengerin curhatan ku.Bukan berarti aku nggak suka cowok loooo.Memiliki
mereka aku rasa udah cukup.Kalaupun aku punya pacar,belum tentu dia mau kan
dengerin curhatan ku?.Bukannya manja,tapi cewek itu biasanya Cuma butuh temen
curhat buat dengerin keluh kesahnya. *tergantung sih?*
Baru satu bulan aku di Sidoarjo,aku ngerasa kangen banget
sama mereka.Mereka yang membuat aku ketawa lepas.Mereka yang membuat aku lupa
waktu lupa segalanya.Mereka yang biasanya datang ke rumah hanya untuk dengerin
curhatanku dan nemenin aku ketika orang rumah pada keluar.Iya Cuma mereka.
Mereka yang tau susah senengnya aku.Mereka yang tau cerita
cerita ku.Hemmm , saking care nya aku ke mereka aku sampek bingung mau ngomong
in apa lagi tentang mereka.Mereka memang segalanya buat aku.
Makasih kalian yang udah mau tak repotin hampir setiap
hari karena rengekan rengekan ku.Makasih kalian yang membuatku ketawa ketawa sendiri seperti orang gila.Makasih
kalian yang udah ngisi hidupku.Kalian memang luar biasaaaaaaa.Peluk sini
satu-satu {}.
Love you and miss you my best {}
Categories
cerita
Langganan:
Postingan (Atom)