Rabu, 25 September 2013

Kembalikan Senyumku

Diposting oleh dessy setyo di 00.38


     Zura seorang gadis yang terbiasa dengan kehidupan keras.Tapi dia seorang gadis kecil yang penuh dengan keceriaan.Dari kecil dia sudah terbiasa hidup dengan ibunya.Ayahnya seorang perantau.Sebenarnya,secara materi dia berkecukupan.Tapi semenjak dia memasuki kelas 3 SD,dia merasa kehilangan semuanya.Termasuk kasih sayang orang tuanya.Sampai seketika,dia mendengar kabar perceraian orang tuanya.
“Sayang,ayah sudah memutuskan untuk bercerai dengan ibumu” kata Ayahnya
    Zura hanya diam.Dia menahan air matanya sampai seketika dia pergi meninggalkan rumahnya.Dia pergi ke rumah salah satu sahabatnya,Kirana.Dia datang ke rumah Kirana dengan nada tangis yang terisak-isak.
“Zura,kamu kenapa?” tanya Rana
Zura hanya diam.
“Zura,katakan pada ku!Apa yang terjadi denganmu?” tanya lagi Rana
“Orang tua ku Ran.Keluarga ku” jawab Zura
“Mereka kenapa?” tanya lagi Rana untuk kesekian kalinya
“Mereka cerai” jawab Zura dengan memeluk erat Rana
“Zura,sabar ya” Kirana mencoba untuk menenangkan hatinya
    Zura hanya menangis,awalnya dia tidak bisa menerima kenyataan keluarganya yang harus tercerai berai seperti ini.Akibat perceraian itu,Ibu Zura hanya bergantung dengan Zura.Hanya Zura harapan satu-satunya.Ibunya mulai mengatur hidup Zura.Mulai dari sekolah,pergaulan,cara hidupnya.Karna ketidak  nyamanan Zura dengan aturan itu,dia tidak mau peduli dengan sekolahnya.Meskipun nilai sekolahnya turun.
     Saat Kirana datang untuk mengajak Zura belajar kelompok.Tapi dia menolak.
“Zura,ngerjain tugas bareng yuk?Tugas mu belum kamu kerjainkan?” kata Rana
“Kamu kerjain aja sendiri.Aku nggak peduli” jawab Zura
“Kamu kenapa Zura?Dulu kamu anak yang pinter dan rajin.Prestasimu di sekolah juga nggak jelek-jelek banget kok” kata Rana
“Nggak perlu tak jawab kamu juga sudah tau” kata Zura
“Mau sampai kapan kamu kayak gini?” tanay Rana
“Aku nggak tau.Kalau aku nggak suka,nggak nyaman,aku nggak mau nglakuin ini semua.Buat aku nglakuin semua kalau akhirnya semua akan sia-sia.Nggak ada alasan buat aku jadi orang yang lebih baik” kata Zura
“Zura,ingat ada ibumu yang menggantungkan harapannya kepadamu?” Rana mencoba untuk mengingatkan
“Aku sudah nggak peduli lagi dengan hal itu”
     Kirana hanya diam.Rana pergi meninggalkan Zura.Semenjak perceraian itu pula,Zura tidak mau peduli dengan siapapun.Termasuk dengan cowok.Bagi dia,cowok adalah pemberat hidupnya.Banyak cowok yang mendekati Zura,tapi dia tetap tidak peduli.Sampai seketika,dia bertemu dengan seorang cowok yang bernama Mario.
Mario seorang cowok yang sederhana dan dewasa.Dengan kedewasaan dia,dia mampu mengalahkan sifat Zura.Awalnya sih emang susah.Tapi Mario mencoba untuk memahami kondisi Zura.
“Zura,kamu lagi apa?” tanya Mario
Zura pergi.Mario hanya diam.Lalu Kirana datang duduk disamping Mario.Mario mencari tahu tentang Zura ke Kirana.
“Zura itu ceweknya emang jutek ya?” tanya Mario
“Sebenarnya dia anaknya baik kok.Ceria juga.Cuma,karna ada suatu hal dia jadi jutek gitu” jawab Kirana
“Emang dia kenapa?Apa dia pernah disakitin cowok?” tanya lagi Mario
“Tidak.Dia seperti itu karna dia masih merasa trauma dengan kisah keluarganya” jelas Rana
“Emang keluarganya kenapa?”
“Ibu dan ayahnya cerai karna ayahnya lebih memilih perempuan lain.Ayahnya pergi meninggalkan Zura dan ibunya”
“Terus?apa hubungannya dengan sikap dia yang seperti itu?”
“Bagi dia,lelaki di dunia ini itu sama.Suka mainin perasaan perempuan.Dia sudah tidak percaya lagi dengan lelaki”
“Ooo gitu?Tapi dia anaknya asyik kan?”
“Tenang aja.Dia anaknya baik kok.Dia seperti itu,bukan karna dia tidak peduli dengan orang disekitarnya.Bagi dia,diam dan menyendiri itu lebih baik”
“Kok gitu?”
“Dulu dia pernah bilang,kalau menyendiri itu emang bikin kita lebih nyaman,kenapa kita harus cari teman yang jelas-jelas belum tentu tulus untuk berteman dengan kita?”
“Ooo gitu ya?Unik juga ya tuh cewek?”
     Dua tahun berjalan,akhirnya Zura mau menerima Mario.
“Makasih kamu sudah datang dikehidupanku.Kamu kembalikan lagi senyumku yang sempat hilang.Kamu sabar,lembut,dewasa.Makasih banget” kata Zura
“Iya sayang.Aku akan menjagamu selama aku masih mampu disampingmu”
“Makasih juga,kamu sudah bangunkan aku dari mimpi burukku.Kamu benar-benar membuatku merasa nyaman”
“Iya sama sama.Aku akan menggenggam tangan mu.Supaya kita bisa melangkah secara barengan”
     Zura merasa kembali dengan kehidupannya yang dulu.Bagi dia,Mario adalah seorang laki-laki yang bisa menjadi kakak,ayah,pacar,sahabat dan segalanya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Desi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review