Senin, 03 Juni 2013

Kamu Yang (masih) di Hati

Diposting oleh dessy setyo di 04.33 0 komentar

Ria dan Rama sepasang kekasih sejak mereka SMP.Ria seorang gadis yang polos dan Rama seorang cowok yang super hiperaktif.Awalnya,Ria nggak pernah suka sama Rama.Tapi Rama tetap mengejar-ngejar Ria.Entah itu di kelas,di kantin,pokoknya setiap mereka ketemu, pasti si Rama godain Ria.
“Ria,I Love You” teriak Rama di kelas.Semua anak kelaspun tertawa mendengar teriakan Rama itu.Padahal,disitu juga ada guru mereka yang lagi ngajar.
“Eccciiiiieeee” sorakan anak satu kelaspun serentak.
“Apaan sih kalian?Kamu juga Ram,tingkahmu itu nggak lucu tauk.Ngeselin!”Kesal Ria
Tapi,Rama nggak pernah nyerah meskipun Ria sejutek itu ke dia.Sampai seketika,Ria mau menerima Rama.Hubungan mereka berlanjut sampai SMA.Dan kebetulan,mereka satu sekolah.Emang jodoh bangetkan mereka itu ? *ketawa nyengir*.
Meskipun mereka satu sekolah,tapi Ria tetap merasa jauh dengan Rama.Entah itu karna apa?.Ria merasa kesal,setiap dia mengajak Rama buat keluar,Rama selalu menolak dengan berbagai alasan.
“Ram,keluar yuk?” tawar Ria
“Maaf ya Yank,aku nggak bisa?” tolak Rama dengan halus
“Ya udah,lain waktu aja” kata Ria dengan nada kesal
Sebenarnya Ria tau,kalau Rama nolak karna Rama ingin kumpul sama temen-temennya.Sampai suatu ketika dia mendengar kalau Rama punya selingkuhan.Ria diam. . . Dia hanya bisa menceritakan semua perasaannya itu kepada sahabatnya.Reni... iya itu sahabatnya.
“Ren,aku bosen dengan sikap Rama yang selalu menolak ajakanku untuk keluar.Aku merasa,kita itu semakin jauh,padahal kita satu sekolahan” curhat Ria
“Ya mungkin,dia emang lagi sibuk kalik?” Reni mencoba untuk menasehatinya.
“Tapi denger-denger dia ada hubungan lagi sama mantannya Andita” kata Ria
“Ah masak,kamu tau dari mana?” tanya Reni
“Banyak yang bilang kayak gitu.Entahlah,aku bosen dengan sikap dia yang seperti itu” kata Ria lagi
“Ya udahlah,jangan difikir terlalu keras.Dia aja belum tentu mikirin kamu” kata Reni
Ria mencoba untuk merenungi semua omongannya Reni.Tapi,karna dia mendengar nasihat dari teman-temannya yang lain karna mereka kasihan dengan keadaan Ria yang yang seperti itu.Akhirnya mereka putus . . .
“Ram,ada yang mau aku omongin bentar?” kata Ria
“Mau ngomong apa emang?Serius banget ya?” jawab Rama
“Banget” singkat Ria
Ria mengajak Rama ke taman sekolah.Saat itulah,Ria mengeluarkan semua isi hatinya yang telah dia selama ini . . .
“Ram,aku mau kita putus?” kata Ria dengan tegas
“Lo . . . kok putus?Emang salah aku apa?” tanya Rama dengan raut muka yang tak karuan
“Banyak banget.Jujur ya,meskipun kita satu sekolah,tapi aku ngerasa kita itu kayak beda sekolah.Jauh gitu rasanya.Kamu terlalu sibuk dengan duniamu ,dengan teman-temanmu.Sampai-sampai kamu lupa, ada aku disini pacarmu” jelas Ria
“Ria,denger dulu dong penjelasanku” kata Rama
Ria diam dan pergi.Ria nggak peduli dengan semua penjelasan dari Rama.Di depan Rama,dia emang kelihatan tegas dan tegar,tapi seusai perbincangan itu Ria menangis.
Reni datang dan menanyakan keadaan Ria . . .
“Kamu kenapa Ria?Ada masalah lagi sama Rama?” tanya Reni
“Aku putus Ren sama dia” Ria menangis sambil memeluk Reni
“Putus?Ya sudah,kalau ini emang jalan yang baik buat kamu dan dia nggak apa.Kalau emang jodoh nggak kemana kok” jelas Reni
Mendengar nasehat Reni,Ria agak lega.Ria tau,kalau ini emang yang terbaik buat dia dan Rama
Saat itu,Ria dan Rama saatu kelas.Saat mereka memasuki kelas 2 SMA.Rama mencoba untuk mengajak balikan dengan Ria.Tapi Ria tetap nggak mau,karna dia takut keasalahan yang sama akan terulang lagi.
“Ria,jujur aku masih sayang sama kamu” kata Rama
Ria diam . . . .
“Aku tau,kamu pasti juga masih sayang sama aku kan?” kata Rama lagi
Ria diam . .
“Ria,jangan diam terus dong.Beri aku jawaban,lihat aku” bujuk Rama
Ria masih saja diam.Tanpa Ria sadari,air matanya menetes dan dia terisak-isak.
“Kamu kenapa kok nangis?Kamu takut buat ngerasain sayang lagi ke aku?Aku janji Ri,aku nggak akan mengulang lagi kesalahan yang sama” jelas Rama
Melihat keadaan Ria yang seperti itu,sahabat-sahabat Ria langsung mengajak Ria dari hadapan Rama.
“Rama,kamu mendingan menjauh dulu deh dari Ria.Biar dia tenang dulu.Kamu nggak kasian apa liat Ria kayak gitu.Sudah cukup selama ini kamu nyakitin dia” bentak Risa,salah satu sahabat Ria
“Tapikan,aku mencoba untuk mengajak Ria balikan.Aku masih sayang sama Ria” Rama mencoba untuk menjelaskan
“Iya aku tau.Tapi kamu kasih waktu dululah,biar dia bisa nenangin diri juga” kata Risa
Rama terdiam dan dia pergi.Beberapa hari kemudian,Rama mengirim SMS ke Ria.Kali ini dia menanyakan keadaan Ria gara-gara sikapnya tempo hari itu . . .
“Hai Ria . . “ sapa Rama
“Hai juga.Ada apa Rama?” bales Ria
“Nggak apa.Kamu gimana sekarang keadaannya?Udah baikan?” tanya Rama
“Ooo,udah kok” singkat Ria
“Maaf ya kejadian waktu itu.Aku nggak ada maksud buat mojokin kamu kok” Rama mencoba untuk menjelaskan
“Iya aku tau.Oo iya Ram,masalah pertanyaanmu waktu itu,aku akan menjawabnya sekarang?”  balas Ria
“Emang apa jawabanmu?” Rama tampak nggak sabar menunggu balasan dari Ria.Dia berharap,Ria akan bersedia menjadi kekasihnya lagi.
“Ram,jujur . . aku lagi lebih nyaman dengan keadaan kita yang menggantung seperti ini.Aku nggak mau ngerasain sakit lagi seperti dulu dan aku nggak mau terlalu nuntut ke kamu seperti dulu.Kalau emang kedekatan kita yang seperti ini itu lebih nyaman buat kita,kenapa kita harus memasang status yang jelas buat kita?”  Ria mencoba menjelaskan kepada Rama
“Kenapa emang kalau  status kita pacaran?Bukankah itu akan lebih jelas?” tanya Rama
“Jelas memang.Tapi status pacaran itu yang akan membuat kita sakit.Mending kita jalani dulu.Kalau emang jodoh nggak kemana kok?” Ria mencoba menjelaskan lagi
“Iya sudah,jika itu memang yang kamu mau.Tapi satu hal yang harus kamu tau,aku akan tetap menyayangimu dengan atau tanpa status kita yang jelas”  kata Rama mencoba untuk meyakinkan Ria.
Sejak saat itu,Ria merasa tetap bahagia dengan keadaan hubungan mereka yang seperti itu.Dengan hubungan yang tanpa status itulah,Ria tak akan merasakan sakit dan menuntut lebih banyak lagi kepada Rama.Begitupun Rama,dia masih tetap menunggu Ria.Karna dia percaya,Ria juga menyayanginya.

 

Desi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review